10 Topologi Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

10 Topologi Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Di kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan 10 topologi jaringan internet atau komputer.


Apa itu topologi jaringan internet?

Topologi jaringan internet atau komputer adalah suatu konsep atau metode untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus menjadi jaringan interkoneksi. Atau bisa disebut juga sebuah desain jaringan pada komputer.

Ada berbagai macam topologi jaringan dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

1. Topologi Ring

Topologi Ring

Disebut Topologi Ring karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.

Kelebihan :

  • Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server.

Kekurangan :

  • Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
  • Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan.
  • Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat.

2. Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi Bus ialah sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Sehingga komputer atau jaringan lain dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kelebihan :

  • Hemat kabel sehingga biaya instalasinya relatif lebih murah.
  • Layout kabel sederhana sehingga instalasinya relatif lebih mudah.
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya.
  • Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi berjalan.

Kekurangan :

  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan akan menurukan kecepatan komunikasi.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh.
  • Jika saat kabel utama atau backbone putus maka komunikasi gagal.
  • Bola kabel utama sangat panjang maka pencarian akan menjadi sulit.
  • Keamanan data kurang terjamin.

3. Topologi Tree

Topologi Tree

Topologi Tree / Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.

Kelebihan :

  • Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  • Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.
  • Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.

Kekurangan :

  • HUB menjadi elemen kritis.
  • Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
  • Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan keamanan data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.

4. Topologi Star

Topologi Star

Disebut Topologi Star karena bentuknya seperti bintang. Sebuah alat yang disebut concentrator bisa berubah hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.

Kelebihan :

  • Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
  • Kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.
  • Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah.
  • Kegalalan pada satu komponen atau terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain.

Kekurangan :

  • Boros menggunakan kabel.
  • Kegagalan pusat kontrol memutuskan semua komunikasi.
  • Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.

5. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didesain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software.

Kelebihan :

  • Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
  • Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
  • Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.

Kekurangan :

  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
  • Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
  • Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.

6. Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.

Kelebihan :

  • Instalasi jaringan yang cukup mudah.
  • Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.

Kekurangan :

  • Sulit dikembangkan.
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

7. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid

Topologi Hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.

Kelebihan :

  • Freksibel.
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.

Kekurangan :

  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

8. Topologi Linier

Topologi Linier

Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.

Kelebihan :

  • Mudah dikembangkan.
  • Membutuhkan sedikit kabel.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
  • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.

Kekurangan :

  • Keamanan data kurang baik.
  • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.

9. Topologi Hirarki

Topologi Hirarki

Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya. Biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.

Kelebihan :

  • Topologi hirarki ini mudah dalam manajemen karena adanya pusat node yang ada di dalam tingkatannya masing-masing.
  • Bisa menjangkau hingga jarak yang jauh jika dengan sifat repeater yang dimiliki oleh hub.

Kekurangan :

  • Sering terjadi suatu collision.
  • Apabila ada salah satu node yang rusak, maka node yang berada di bawahnya, akan sulit untuk mengirim node yang jauh atau tetangganya, entah itu tidak berfungsi dengan efektif, maka kinerja akan melambat.
  • Harus memikirkan secara benar-benar matang di dalam mendesainnya, karena kabel yang dibutuhkan oleh topologi ini tidak sedikit.

10. Topologi Broadcast

Topologi Broadcast

Topologi Broadcast merupakan type pertama dari topologi logic komputer. Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.

Nah itu lah beberapa macam topologi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan